logo blog

Senin, 04 Februari 2013

Makna Pahala Jamaah 27 Derajat


Makna Pahala Jamaah 27 Derajat
Kami belum mengerti secara penuh terkait keutamaan salat berjamaah 27 derajat. Apa sebenarnya maksud dari hadis tersebut? Falahuddin, Rungkut Sby
Jawaban:
Rasulullah Saw sangat menganjurkan salat berjamaah diantaranya melalui sabdanya bahwa berjamaah lebih utama daripada salat sendiri dengan keutamaan 27 derajat, dalam riwayat lain 25 derajat, kedua hadis tersebut sahih. Maksud hadis tersebut adalah:
(بِسَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ دَرَجَةً) الْمُرَادُ بِالدَّرَجَةِ الصَّلاَةُ فَتَكُونُ صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ بِمَثَابَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ صَلاَةً (تحفة الأحوذي 1 / 248)
"Yang dimaksud 'derajat' adalah salat. Maka salat berjamaah sama pahalanya dengan 27 kali salat (tanpa berjamaah)" (al-Mubarakfuri, Tuhfat al-Ahwadzi Syarah Sunan Turmudzi I/248)
Sering pula ditanyakan mengapa 25 atau 27 derajat, bukan 100 derajat misalnya. Ibnu Baththal menjawab:
مَا مَعْنَى اخْتِلاَفِ الدَّرَجَاتِ ؟ فَالْجَوَابُ أَنَّ الْفَضَائِلَ لاَ تُدْرَكُ بِالرَّأْىِ وَإِنَّمَا تُدْرَكُ بِالتَّوْقِيْفِ (شرح صحيح البخارى لابن بطال 2 / 276)
"Apa makna perbedaan derajat tersebut? Jawabnya bahwa fadilah (keutamaan) tidaklah dapat diperoleh secara rasional, tetapi hanya dengan ajaran dari agama" (Syarah Sahih al-Bukhari II/276)

Silahkan isi komentar yang sopan, dan sesuai dengan konten, dan jangan menyisipkan link aktif maupun non aktif.
EmoticonEmoticon