logo blog

Jumat, 01 Februari 2013

Siapa yang Berjidat Hitam dan Merasa Paling Baik?


Siapa yang Berjidat Hitam dan Merasa Paling Baik?

"Diriwayatkan dari Anas: Ada seorang laki-laki yang disebutkan di hadapan Rasulullah perihal kuatnya dalam jihad, ijtihad dan ibadahnya. Kemudian laki-laki itu datang. Rasulullah bersabda: Demi Dzat yang Aku ada dalam kuasaNya, orang ini telah memiliki tanda hitam (suf'ah) dari syetan di wajahnya. Lelaki itu menghadap lalu mengucap salam. Rasulullah Saw bertanya: Apaka hatimu berkata saat kamu mendatangi kami bahwa tidak ada seorang pun yang lebih baikdari pada kamu? Lelaki itu menjawab: YA. Kemudian ia melangkah ke masjid dan salat. Lalu Rasulullah Saw bersabda: Adakah diantara kalian yang mendatanginya lalu membunuhnya? Berangkatlah Abu Bakar, beliau menemukan lelaki itu sedang salat maka beliau takut untuk membunuhnya. Rasulullah Saw bersabda lagi: Adakah diantara kalian yang mendatanginya lalu membunuhnya? Berangkatlah Umar, beliau menemukan lelaki itu sedang salat maka beliau takut untuk membunuhnya. Kemudian Ali berkata: Saya. RAsulullah menjawab: Datangilah orang itu, jika engkau menjumpainya! Ali berangkat namun lelaki itu telah pergi.

Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya orang ini adalah kurun pertama yang keluar dari umatku. Seandainya ia dibunuh maka tidak ada perbedaan diantara 2 orang dari umatku. Sesungguhnya Bani Israil terpecah mencari 71 golongan. Dan umatku akan terpecah menjadi 72 golongan, semuanya di neraka, kecuali 1, yaitu al-Jamaah" (Hadis ini memiliki banyak jalur riwayat, yang diriwayatkan oleh Ahmad, al-Bazzar, al-Daruquthni. Al Hafidz al-Haitsami menilainya hasan melalui riwayat Abu Ya'la al-Mushili)
 

معجم ابن المقرئ 381 - (1 / 413)
411- حدثنا أبو الدحداح أحمد بن محمد بن إسماعيل التميمي ثنا أبو عامر موسى بن عامر بن خريم ثنا الوليد بن مسلم ، ثنا الأوزاعي ، عن قتادة ، عن أنس قال : ذكر رجل عند رسول الله صلى الله عليه وسلم فذكروا من قوته في الجهاد والاجتهاد وفي العبادة فأقبل الرجل ، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : والذي نفسي بيده ، أتى الذي في وجهه سفعة (1) من الشيطان. ثم أقبل فسلم عليهم ، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : هل حدثت نفسك حين أشرفت علينا أنه ليس في القوم أحد خير منك ؟. قال : نعم ، وذهب فاختط مسجدا ، وصف قدميه ، ثم صلى فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : أيكم يقوم إليه فيقتله ؟ فذهب أبو بكر فوجده يصلي قال : فهاب أن قتله ، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم :. أيكم يقوم إليه فيقتله ؟ فقام عمر فقال : أنا أذهب إليه فوجده يصلي ، فصنع مثل ما صنع أبو بكر ثم رجع ، فقال علي : أنا ، فقال : ائته ، إن أدركته فذهب فوجده قد انصرف ، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم :. إن هذا لأول قرن يخرج من أمتي لو قتله ما اختلف اثنان من أمتي ثم قال :. إن بني إسرائيل افترقت على إحدى وسبعين فرقة ، وإن أمتي ستفترق على اثنتين وسبعين كلها في النار إلا واحدة وهي الجماعة «
__________
(1) سفعة : تغَيُّر إلى السَّواد


[Lihat juga tulisan serupa: Dahi Hitam]

10 komentar

Tulisan anda tidak bisa membodohi masyarakat yang semakin cerdas...anda seorang muslim yang membahayakan muslim lainya dengan tulisan sampah...mas anda dalam jangkauan saya...: )

Ada wahabi,,,hihihi
Kang Makruf,,,santai sampeyan banyak temene,,Alloh,,malaikat dan Rosululloh bersama kita

uhuuuy

Hadits koq dikatakan tulisan sampah,,,
Dgn statemen kamu spti itu justru semakin menguatkan hadits tsb. KAMU JUGA DALAM PANTAUAN SAYA,,, =D

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Dari Abdullah bin Mas’ud r.a : Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja, hendaklah dia mengambil tempatnya di neraka.”
(MUTAWATIR)
-----------------------------------------
"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."
(Surah [33] AL AHZAB : Ayat 21)
-------------------------------------------
Rasulullah SAW bersabda, “Seorang muslim itu bersaudara terhadap muslim lainnya, ia tidak boleh menganiaya dan menghinanya. Seseorang cukup dianggap berlaku jahat karena ia menghina saudaranya sesama muslim.”(HR.Muslim)
-----------------------------------------------
“Mencela sesama muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekufuran” (Bukhari no.46,48, muslim no. .64,97, Tirmidzi no.1906,2558, Nasa’I no.4036, 4037, Ibnu Majah no.68, Ahmad no.3465,3708)
-------------

Dari Ibnu Mas’ud ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah Utusan Allah, kecuali salah satu dari tiga orang: janda yang berzina, pembunuh orang dan orang yang meninggalkan agamanya berpisah dari jama’ah.” Muttafaq Alaihi.
------------------######

Yang menjadi sampah bukan hadistny. kebenaran dari hadist yang di sampaikan penulis tentang Nabi Muhammad.
### Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu ... ### (Surah [33] AL AHZAB : Ayat 21)
terang2an hadist tersebut bertentangan dengan perkataan hadist yang lain.
jelas2 nabi muhammad melarang membunuh Orang yg berkataa "Laa ilaaha illallah ".
ingat mas......... Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja, hendaklah dia mengambil tempatnya di neraka.”

luar biasa tulisan anda............ benar2 sampah (bukan hadist)
padahal di dalam diri nabi ada suri teladan............. apa benar nabi mengajar membunuh orang yang berkata Laa ilaaha illallah ".
melangkahkan kaki dan solat
ini tulisan anda.
Diriwayatkan dari Anas: Ada seorang laki-laki yang disebutkan di hadapan Rasulullah perihal kuatnya dalam jihad, ijtihad dan ibadahnya. Kemudian laki-laki itu datang. Rasulullah bersabda: Demi Dzat yang Aku ada dalam kuasaNya, orang ini telah memiliki tanda hitam (suf'ah) dari syetan di wajahnya. Lelaki itu menghadap lalu mengucap salam. Rasulullah Saw bertanya: Apaka hatimu berkata saat kamu mendatangi kami bahwa tidak ada seorang pun yang lebih baikdari pada kamu? Lelaki itu menjawab: YA. Kemudian ia melangkah ke masjid dan salat. Lalu Rasulullah Saw bersabda: Adakah diantara kalian yang mendatanginya lalu membunuhnya?

duh duh duh mungkin ente sdh ada tanda hitamnya di jidatnya ,kasian deh loh

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Penjelasan dr kyai fathurrohman kranggan:

waktu mau masuk makkah turun ayat untuk membunuh orang kafir.

Tp begitu reaksi dr kafir qurais tidak melawan maka Rosulullah melarang membunuh.

Yg mana ayatnya tanya kyai jangan tanya ama saya. :-)

Nabi SAW diberi kekhususan2 yg sulit dipahami dg otak disini kita cukup dg meyakini.

Perhatikan yg terahir ketika sahabat ali menyanggupi, datangilah orang itu, jika engkau menjumpainya. Ternyata orang itu sudah pergi.

Nabi SAW diberitahu apa yg akan terjadi walaupun tidak semua. Ada rahasia apa dibalik hadits itu?
Wallahu a'lam

merasa paling benar adalah semboyan dr iblis.


Beruntung NU - MUHAMMADDIYAH
ini sprt sepasang saudara. Sulit Mau merasa paling benar sendiri coz yg satunya sbg pengingat & penyeimbang.

Klop sudah sekarang ada beberapa organisasi gabungan NU-MUHAMMADDIYAH. :-)

Untung hadits itu tidak bersifat harus dikerjakan.

Sekiranya ada 1 sahabat yg mengerjakan hadits itu, bisa menjadi wajib tuh mbunuh orang2 'aneh'.

Silahkan isi komentar yang sopan, dan sesuai dengan konten, dan jangan menyisipkan link aktif maupun non aktif.
EmoticonEmoticon