logo blog

Senin, 04 Februari 2013

Zakat Fitrah Dengan Uang?


Zakat Fitrah Dengan Uang?

Bolehkah mengelurkan zakat dengan menggunakan uang mengingat hal itu lebih praktis dan bermanfaat? 

- Haikal Ali, Sby.

Jawaban:
Hal ini sudah menjadi fenomena dalam masyarakat, utamanya dilingkungan perkotaan seperti surabaya dan lain-lain, karena mereka menginginkan cara yang lebih praktis dan simple.

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa dalam beribadah haruslah mengacu pada tatacara yang telah diajarkan oleh Rosululloh saw. Maka dalam hal ini mayoritas para Ulama’ tidak memperbolehkan zakat fitrah dengan uang, tetapi haruslah dengan makanan pokok setempat sebagaimana disebutkan dalam hadis-hadis sahih. Namun Imam hanafi memberikan dispensasi, oleh karena itu bagi yang berkenan zakat fitrah dengan uang hendaklah mengikuti madzhab Imam Hanafi dan hendaklah mengetahui apa saja syarat-syarat yang ditentukan dalam madzhab tersebut dalam hal zakat fitrah, agar tidak terjadi talfiq (campur aduk) dalam melakukanya yang jelas terlarang dalam aturan fiqh dan berdampak pada tidak sahnya ibadah yang dilakukan.

Syaikh al-Qulyubi berkata: "Mengeluarkan zakat dengan uang, menurut saya boleh, tetapi hal ini tidak sesuai dengan madzhab Syafii" (Bughyat al Mustarsyidin 207). Dengan demikian, panitia zakat hendaknya menyediakan beras di lokasi zakat sebagai antisipasi jika ada muzakki yang membayar zakat dengan uang, dimana terlebih dahulu muzakki membeli beras kepada panitia zakat, kemudian dibimbing dalam tatacara zakat fitrah.


بغية المسترشدين (ص: 207)
وأفتى البلقيني بجواز إخراج الزكاة فلوساً عند تعذر الفضة أو كانت معاملتهم بالفلوس ، لأنها أنفع للمسلمين وأسهل ، وليس فيها غش كما في الفضة المغشوشة ، فعند ذلك يتضرر المستحق إذا ردت ولا يجد غيرها ولا بدلاً اهـ. وقال ق ل : أما إخراج الفلوس فإني أعتقد جوازه ولكنه مخالف لمذهب الشافعي اهـ.

Silahkan isi komentar yang sopan, dan sesuai dengan konten, dan jangan menyisipkan link aktif maupun non aktif.
EmoticonEmoticon