logo blog

Jumat, 21 Juli 2017

Doa Untuk Janin Dalam Kandungan 4 Bulan - 7 Bulan

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mendoakan untuk Abu Thalhah dan Ummu Sulaim: 

ﻟﻌﻞ اﻟﻠﻪ ﺃﻥ ﻳﺒﺎﺭﻙ ﻟﻜﻤﺎ ﻓﻲ ﻟﻴﻠﺘﻜﻤﺎ - رواه البخاري

Semoga Allah memberikan berkah kepada kalian berdua pada malam kalian (bersetubuh)". [HR Al Bukhari]

Doa Untuk Janin Dalam Kandungan 4 Bulan - 7 Bulan

Imam Al-Baihaqi dalam kitabnya Dalail An-Nubuwwah menjadikan hadis diatas sebagai dalil anjuran mendoakan janin selama dalam kandungan:

بَابُ مَا جَاءَ فِي دُعَائِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَرَكَةِ لِحَمْلِ أُمِّ سُلَيْمٍ مِنْ أَبِي طَلْحَةَ 
"Bab tentang riwayat doa Nabi Muhammad Saw dengan keberkahan untuk kehamilan Ummu Sulaim dari Abu Thalhah…"

Mendoakan kandungan yang sudah besar, antara 4 bulan (tingkepan) atau 7 bulan (pitonan) secara riwayat hadis memang belum ditemukan. Namun mari perhatikan dalam ayat berikut:

ﻫﻮ اﻟﺬﻱ ﺧﻠﻘﻜﻢ ﻣﻦ ﻧﻔﺲ ﻭاﺣﺪﺓ ﻭﺟﻌﻞ ﻣﻨﻬﺎ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﻟﻴﺴﻜﻦ ﺇﻟﻴﻬﺎ ﻓﻠﻤﺎ ﺗﻐﺸﺎﻫﺎ ﺣﻤﻠﺖ ﺣﻤﻼ ﺧﻔﻴﻔﺎ ﻓﻤﺮﺕ ﺑﻪ ﻓﻠﻤﺎ ﺃﺛﻘﻠﺖ ﺩﻋﻮا اﻟﻠﻪ ﺭﺑﻬﻤﺎ ﻟﺌﻦ ﺁﺗﻴﺘﻨﺎ ﺻﺎﻟﺤﺎ ﻟﻨﻜﻮﻧﻦ ﻣﻦ اﻟﺸﺎﻛﺮﻳﻦ الأعراف ١٨٩ -

"Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian *tatkala dia merasa berat,* keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur". (Al-'A`rāf: 189)
*Di ayat ini sangat jelas bahwa doa yang dibaca setelah kandungan terasa berat / besar.* Ulama ahli tafsir berkata:

ﻗﺎﻝ ﺃﺑﻮ ﺟﻌﻔﺮ: ﻭاﻟﺼﻮاﺏ ﻣﻦ اﻟﻘﻮﻝ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ﺃﻥ ﻳﻘﺎﻝ: ﺇﻥ اﻟﻠﻪ ﺃﺧﺒﺮ ﻋﻦ ﺁﺩﻡ ﻭﺣﻮاء ﺃﻧﻬﻤﺎ ﺩﻋﻮا اﻟﻠﻪ ﺭﺑﻬﻤﺎ ﺑﺤﻤﻞ ﺣﻮاء، ﻭﺃﻗﺴﻤﺎ ﻟﺌﻦ ﺃﻋﻄﺎﻫﻤﺎ ﻣﺎ ﻓﻲ ﺑﻄﻦ ﺣﻮاء، ﺻﺎﻟﺤﺎ ﻟﻴﻜﻮﻧﺎﻥ ﻟﻠﻪ ﻣﻦ اﻟﺸﺎﻛﺮﻳﻦ.

Abu Ja'far berkata: Pendapat yang benar bahwa Allah mengabarkan, bahwa Adam dan Hawa berdoa kepada Allah sebab kehamilan Hawa. Keduanya bersumpah bahwa jika Allah memberikan dalam kandungan seorang anak yang shaleh, keduanya akan bersyukur kepada Allah (Tafsir Ath-Thabari) 

Ma'ruf Khozin, anggota Aswaja Center PWNU Jatim

Silahkan isi komentar yang sopan, dan sesuai dengan konten, dan jangan menyisipkan link aktif maupun non aktif.
EmoticonEmoticon