logo blog

Kamis, 02 November 2017

Wanita Salat Dzuhur Menunggu Selesai Salat Jumat?

Wanita merupakan salah satu yang dikecualikan dalam melaksanakan salat Jumat seperti dalam hadis berikut:

ﻋﻦ ﻃﺎﺭﻕ ﺑﻦ ﺷﻬﺎﺏ، ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ: " اﻟﺠﻤﻌﺔ ﺣﻖ ﻭاﺟﺐ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﻣﺴﻠﻢ ﻓﻲ ﺟﻤﺎﻋﺔ ﺇﻻ ﺃﺭﺑﻌﺔ: ﻋﺒﺪ ﻣﻤﻠﻮﻙ، ﺃﻭ اﻣﺮﺃﺓ، ﺃﻭ ﺻﺒﻲ، ﺃﻭ ﻣﺮﻳﺾ "

Dari Thariq bin Syihab bahwa Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: "Jumat ada kewajiban bagi setiap Muslim laki laki secara berjamaah, kecuali bagi 4 orang; budak sahaya, wanita, anak kecil dan orang sakit" (HR Abu Dawud)

Wanita Salat Dzuhur Menunggu Selesai Salat Jumat?

Di lingkungan kita, di pesantren, biasanya santri putri dan wanita melakukan salat Dzuhur setelah melaksanakan salat Jumat. 

Baca Juga :

Hal ini dilakukan karena untuk menghindari dari khilafiyah para ulama antara yang membolehkan dan yang melarang. Sebagaimana disampaikan oleh Syekh Ibnu Qudamah dari Madzhab Hanbali:

ﻓﺼﻞ: ﻓﺄﻣﺎ ﻣﻦ ﻻ ﺗﺠﺐ ﻋﻠﻴﻪ اﻟﺠﻤﻌﺔ، ﻛﺎﻟﻤﺴﺎﻓﺮ، ﻭاﻟﻌﺒﺪ، ﻭاﻟﻤﺮﺃﺓ، ﻭاﻟﻤﺮﻳﺾ، ﻭﺳﺎﺋﺮ اﻟﻤﻌﺬﻭﺭﻳﻦ، ﻓﻠﻪ ﺃﻥ ﻳﺼﻠﻲ اﻟﻈﻬﺮ ﻗﺒﻞ ﺻﻼﺓ اﻹﻣﺎﻡ ﻓﻲ ﻗﻮﻝ ﺃﻛﺜﺮ ﺃﻫﻞ اﻟﻌﻠﻢ. ﻭﻗﺎﻝ ﺃﺑﻮ ﺑﻜﺮ ﻋﺒﺪ اﻟﻌﺰﻳﺰ: ﻻ ﺗﺼﺢ ﺻﻼﺗﻪ ﻗﺒﻞ اﻹﻣﺎﻡ؛ ﻷﻧﻪ ﻻ ﻳﺘﻴﻘﻦ ﺑﻘﺎء اﻟﻌﺬﺭ، ﻓﻠﻢ ﺗﺼﺢ ﺻﻼﺗﻪ ﻛﻐﻴﺮ اﻟﻤﻌﺬﻭﺭ.

Fasal; Orang yang tidak wajib salat Jumat seperti Musafir, budak, wanita, orang sakit dan orang yang memiliki udzur lainnya, mereka boleh melakukan salat Dzuhur sebelum salat Jumat oleh Imam (asalkan sudah masuk waktu salat dzuhur), menurut pendapat mayoritas ulama. Abu Bakr Abdul Aziz berkata: Tidak sah salat mereka sebelum salat Jumat oleh Imam. Sebab mereka tidak meyakini masih adanya udzur, maka salat dzuhur mereka tidak sah seperti orang yang tidak punya udzur (Ibnu Qudamah, Al-Mughni 2/255)

Ma'ruf Khozin anggota LBM PWNU Jatim

Silahkan isi komentar yang sopan, dan sesuai dengan konten, dan jangan menyisipkan link aktif maupun non aktif.
EmoticonEmoticon